Super Junior ‘Donghae’ dan ‘Eunhyuk’ Saling Mem-bully di Twitter

BH39PVpCUAAeJdD

Di tengah kesibukan aktifitas mereka sebagai member Super Junior, dua orang dancer utama yakni Eunhyuk dan Donghae rupanya masih sempat bercanda melalui Twitter.

Kedua member yang memang dikenal cukup dekat satu sama lain ini bahkan melakukan obrolan lucu melalui akun Twitter masing-masing. Senin (15/4) sore, baik Donghae maupun Eunhyuk saling ‘ejek’ di hadapan ELF mereka.

Diawali oleh postingan Donghae, “Aku baru saja kembali dari China. Semoga hari kalian menyenangkan!! Ini adalah hewan peliharaanku!!” paparnya melalui @donghae861015.

@donghae861015@donghae861015

Meski terdengar biasa, namun ELF mendadak tertawa ketika mengetahui foto yang diposting Donghae melalui Twitternya. Dalam foto itu,Donghae memposting sosok tokoh terkenal China yakni kera sakti namun berwajah Eunhyuk yang sudah diedit. Hal ini tak aneh karenaEunhyuk memang seringkali dikenal dengan julukan monyet.

@AllRiseSilver@AllRiseSilver

Seakan tak mau kalah dengan rekannya, Eunhyuk juga memposting tak lama, “Ini adalah robotku,” beserta sebuah foto editan Donghae berwajah jadul layaknya robot. Ngakak guling-guling melihat tingkah couple ini.

Source : Kapanlagi.com

Advertisements

Akun Twitter Para Pesepakbola Dunia

Twitter kini sudah menjadi tren semua kalangan dari anak kecil, muda, dan tua. Dari para mahasiswa, pedagang, pebisnis, artis, aktor dan tidak ketinggalan pula para pemain sepak bola. Yah hampir semua pamain sepakbola baik di Indonesia maupun di luar negeri sana mempunyau akun twitter. Berbagi informasi ala twitter pun menjadi sarana komunikasi antara pemain sepakbola dengan para fans mereka. Tapi mungkin kita kan tidak tahu nama akun twitter pemain sepakbola kesayangan kita.  Berikut ini saya ingin sedikit berbagi tentang beberapa akun twitter pemain sepakbola yang udah verified account tentunya. Silahkan kalian cari sendiri akun twitter pemain kesayangan kalian.

Aaron Lenon : @AaronLennonpsl
Aaron Ramsey : @aaronjramsey
Alexandre Pato : @AlexandrePato
Alvaro Arbeloa : @aarbeloa17
Andreas Iniesta : @andresiniesta8
Anton Ferdinand : @anton_ferdinand

Bacary Sagna : @SagnaOfficial

Carles Puyol : @Carles5puyol
Carlton Cole : @Carlton9Cole
Cesc Fabregas : @cesc4official
Conor Henderson : @Henderson_91
Cristiano Ronaldo : @Cristiano

David Bentley : @davidbentley11
Darrent Bent : @DBTT39
Deco : @deco20mania
Denilson : @_denilson15
Didier Drogba : @FondationDrogba
Diego Forlan : @DiegoForlan7
Dirk Kuyt : @Dirk_18_Kuyt

Edgar Davids : @esdavids
Esteban Granero : @eGranero11

Felipe Melo : @_FelipeMelo_
Florent Malouda : @realflorentm
Frank Lampard : @franklampard8
Fred : @fredgol9
Freddi Ljungberg : @TheRealfreddie
Freddy Adu : @FreddyAdu11
Frederic Kanoute : @FredericKanoute

Gerard Pique : @3gerardpique
Glen Johnson : @glen_johnson
Gianluigi Buffon : @gigi_buffon1
Gilberto Silva : @GilbertoSilva15
Giorgio Chiellini : @chiellini
Giuseppe Rossi : @GiuseppeRossi22
Gonzalo Higuain : @G_Higuain
Graffite : @Graffa23

Jack Wilshere : @jack_wilshere
Javier Chicarito Hernandez : @JHChicharito
Jermaine Defoe : @IAmJermainDefoe
Jermaine Jenas : @jjenas
Joe Cole : @jcolenc
Johan Djourou : @JohanDjourou
Jonathan Woodgate : @jwoodgate39
Jozy Altidore : @JozyAltidore17
Juliano Belleti : @julianobelletti
Julio Cesar : @juliocesargol

Kaka : @RealKaka
Kevin Nolan : @Kevinnolan4

Landon Donovan : @landondonovan
Laurent Koscielny : @Koscielny6
Lionel Messi : @OfficialMessi
Lucas Leiva : @lucasleiva87
Luis Fabiano : @luis_fabuloso
Luis Nani : @luisnani
Luis Suarez : @luissuarez

Maurice Edu : @MauriceEdu
Michael Owen : @themichaelowen
Mikel Arteta : @mikelarteta
Milos krasic : @MilosKrasic

Nicolas Anelka : @anelkaofficiel

Oguchi Onyewu : @OguchiOnyewu5

Peter Crouch : @OfficialCrouch
Phillipe Coutinho : @Phil_Coutinho

Rafael Vaan Der Vaart : @rafvdvaart
Rafael Sobis : @rafaelsobis 
Rio Ferdinand : @rioferdy5
Rivaldo : @Rivaldooficial
Robin Van Persie : @Persie_Official
Ronaldinho : @10Ronaldinho
Ronaldo Luis : @ClaroRonaldo
Ryan Babel : @ryanbabel

Samir Nasri : @Nanas08
Samuel Eto’o : @Samuel_Etoo
Santiago Canizares : @santicanizares
Sebastian Squillaci : @SEBSQUILLACI
Sergio Aguero : @aguerosergiokun
Sergio Canales : @SCanales16
Sergio Ramos : @SergioRamos
Simao Sabrosa : @simao20sabrosa
Steven Gerrard : @Steven_Gerrard

Theo Walcott : @WalcottArmy
Thomas Ujfalusi : @TomasUjfa
Thomas Vermaelen : @T_Vermaelen05 

Wayne Rooney : @RealWayneRooney 
Wesley Sneijder : @sneijder_wesley
Wojciech Szczesny : @13Szczesny13

Xabi Alonso : @XabiAlonso

 

Credit :http://sangatuniksekali.blogspot.com/2011/09/nama-nama-account-twitter-pemain-bola.html

Pelipis Sobek, Ronaldo Mendapat 5 Jahitan

Image

November 13, 2012
Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo terpaksa harus mendapatkan 5 jahitan pada pelipis kananya. Sepertinya Ronaldo mengalami luka yang cukup parah hingga ia dikabarkan terancam mengalami kebutaan. kecelakaan ini terjadi pada saat pertandingan babak pertama Levante kontra Real Madrid pada lanjutan pertandingan LaLiga Jordana ke-11.
Tragedi ini terjadi karena benturan keras antara Ronaldo dengan David Navarro, bek belakang Levante. Sikut Navarro membuat pelipis Ronaldo pecah. Setelah benturan terjadi terlihat darah mengucur dari pelipis Ronaldo.
Meski sudah terluka, Ronaldo masih mampu melanjutkan pertandingan dan bahkan berhasil mencetak gol di menit ke-21. Namun sayang, beberapa saat setelahnya mata Ronaldo tidak bisa melihat dan harus segera mendapatkan penanganan.Namun, pada babak kedua Jose Mourinho terpaksa mengganti Ronaldo karena Ronaldo kehilangan penglihatan pada kedua matanya dan digantikan oleh Raul Albiol.

Hasil akhir pertandingan Levante kontra Real Madrid 2-1 untuk Real Madrid. Menurut Media Spanyol, Pepe rekan Ronaldo sempat bertikai dengan kapten Levante ,Sergio Ballestores.

Asal Usul Logo 7 Klub Terbaik Dunia

1. Manchester United
 
Lambang Manchester United telah diganti beberapa kali, tetapi perubahan yang dilakukan tidak terlalu signifikan. Setan yang terletak di tengah lambang merupakan akar dari julukan “Setan Merah” (The Red Devils), yang muncul di era 1960-an setelah Matt Busby mendengar itu dari fans tim rugbi Salford. Pada akhir 60-an, lambang setan telah mulai untuk dimasukkan pada brosur program dan syal klub, hingga akhirnya dimasukkan ke dalam lambang klub dengan memegang trisula. Di 1998, logo kembali didesain ulang, kali ini menghilangkan tulisan “Football Club”. Perubahan ini bertentangan dengan pendapat suporter, yang memandang bahwa MU semakin menjauhi akar sepak bola dan perubahan ini hanya untuk kepentingan bisnis semata.
Gambar kapal dengan empat layar itu menggambarkan Kanal Manchester, jalan air yang dibangun untuk membebaskan kota Manchester dari ketergantungan pada pelabuhan Liverpool.Sejak pertengahan abad ke-19, Manchester tumbuh pesat sebagai kota industri. Populasinya melonjak dari 322.000 jiwa pada 1801 menjadi lebih dari sejuta jiwa dalam 50 tahun. Perkembangan pesat Manchester tidak hanya disokong oleh industri katun Lancashire, tapi juga perkembangan industri manufaktur, permesinan dan tekstil.
2. Liverpool FC
Lambang ‘Liver Bird’ pertama kali muncul di seragam Liverpool FC pada partai final Piala FA tahun 1950. Lambang yang secara signifikan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool ini mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi 1955/56 dimana gambar ‘Liver Bird’ berada di dalam lingkaran ouval dan tulisan L.F.C berada di bawah ‘Liver Bird’. Lambang versi ini bertahan sampai tahun 1968.
Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk memperkenalkan lambang klub yang lebih modern. Lambang ‘Liver Bird’ langsung disulam ke seragam pemain dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki ‘Liver Bird’ dan menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan sampai tahun 1987, dimana pada tahun 1985 sponsor seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.
Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka lambang Liverpool pada tahun 1987 mengalami perubahan yang ke 3. Lambang ‘Liver Bird’ kembali berada di dalam tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah ‘Liver Bird’ tidak di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun 1992, dimana Liverpool FC akan mengadakan perayaan hari jadi yang ke 100 tahun.
Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub mengalami perubahan yang cukup signifikan. Penambahan ornamen ‘Shankly Gates’ dengan tulisan ‘You’ll Never Walk Alone’ di atas tameng ‘Liver Bird’ dimaksudkan untuk mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam tameng terdapat tulisan Liverpool Football Club 100 tahun dan lambang ‘Liver Bird’. Kemudian di bawah tameng ada tulisan angka 1892-1992.
Tahun 1993 lambang klub kembali berubah dengan penambahan kobaran api kembar di kedua sisi tameng ‘Liver Bird’. Kobaran api kembar ini untuk mengenang para Liverpudlian yang menjadi korban pada tragedi Hillsborough. Lambang Liverpool terakhir ini tidak banyak mengalami perubahan sampai dengan tahun 1999. Lambang Liverpool FC yang sekarang ini dibuat pada tahun 1999 hanya dengan komposisi 2 warna. Tetapi sejak tahun 2002, lambang Liverpool FC dibuat dengan ‘full colour’ seperti sekarang ini.
3. Real Madrid
Lambang klub pertama Real Madrid adalah desain sederhana dengan sebuah jalinan dekoratif dan tiga huruf kapital yang dituliskan sebagai “MCF” yang merupakan singkatan dari Madrid Club de Futbol yang dibalut warna biru gelap dalam kostum warna putih. Perubahan pertama lambang klub terjadi pada tahun 1908, ketika mereka mengadopsi bentuk yang lebih ramping dan penempatan huruf inisial klub di dalam lingkaran. Perubahan berikutnya dari logo kemudian tidak terjadi sampai Pedro Parages menjadi presiden klub pada tahun 1920. Pada saat itu, Raja Alfonso XIII memberikan nama tambahan bagi Madrid, yaitu “Real” yang diterjemahkan secara bebas sebagai “Kerajaan” yang kemudian membuat klub dikenal dengan nama “Real Madrid”. Sebagai perubahannya, mahkota simbol kerajaan dari Alfonso ditambahkan ke bagian atas logo dan kemudian menjadi gaya tersendiri dari klub Real Madrid Club de Futbol. Seiring pembubaran monarki pada tahun 1931, semua simbol-simbol kerajaan (mahkota di bagian atas logo dan kata-kata Real) dihilangkan. Mahkota kemudian digantikan oleh strip murbei gelap yang mencirikan Region Castile. Pada tahun 1941—dua tahun setelah berakhirnya Perang Saudara Spanyol—simbol dan tulisan “Corona Real” atau “Royal Crown” yang sempat dihilangkan, dipulihkan dan dipadukan dengan garis murbei Castile. Selain itu di bagian atas logo juga dibuat penuh warna, dengan warna emas yang paling signifikan, dan klub ini kembali disebut Real Madrid Club de Futbol. Modifikasi terbaru di bagian atas logo terjadi pada tahun 2001 ketika klub ingin lebih menonjolan citra untuk abad ke-21 dengan menstandarkan bagian atas logonya. Salah satu modifikasi yang dilakukan adalah mengubah garis murbei biru tua dengan warna biru yang agak cerah
4. Barcelona FC
Sekilas tentang Logo.
Pada tahun 1906, Pemerintah mewajibkan setiap klub punya lambang tersendiri. Maka , dibuatlah logo baru yang jadi cikal bakal simbol Barcelona sampai sekarang.
Logo Barcelona yang sekarang terdiri dari tiga unsur.
Warna strip merah dan kuning menandakan warna khas Catalonia.Itu cerminan semangat Catalanisme.
Gambar St.George Cros untuk menghormati orang catalonia yg mempercayai wilayah mereka dilindungi St. George.
Dan strip warna merah dan Biru symbol semangat Barcelona.
Logo itu dinilai paling pas mewakili semangat Catalanisme.
5. AC Milan
Untuk “beberapa tahun” belakangan, lambang Milan memakai sentuhan bendera Milan (flag of Milan), yaitu lambang yang terlihat seperti lambang salib berwarna merah pada lambang Milan, yang aslinya adalah bendera dari Saint Ambrose. Panggilan Milan yang lainnya, Il Diavolo Rosso (setan merah) berasal dari lambang bintang yang dikenakan Milan di atas lambang klubnya. Bintang tersebut dikenakan Milan pada 1979 karena Milan sudah memenangkan lebih dari sepuluh gelar lokal (scudetto Seri A). Saat ini, lambang klub Milan adalah untuk dipersembahkan kepada bendera Comune di Milano, dengan singkatan ACM di atas dan tahun berdirinya 1899 di bawah
6. Inter Milan
Lambang klub adalah huruf FCIM di dalam sebuah lingkaran, yang didesain pada tahun 1908, pelukis yang mendesain logo klub yang bertahan hingga sekarang ini adalah Giorgio Muggiani yang juga merupakan salah seorang yang menggagas terbentuknya Inter.
Inter identik dengan warna hitam biru. Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru mengambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter digabungkan dengan Unione Sportiva Milanese pada tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usai, Inter kembali ke warna awal mereka.
7. Juventus FC

Logo resmi Juventus Football Club telah mengalami berbagai perubahan dan modifikasi sejak tahun 1920. Modifikasi terakhir adalah pada musim 2004-05. Dimana saat itu mereka mengubah logo menjadi oval, dengan lima garis vertical, dan banteng yang dibentuk dalam sebuah siluet. Dahulu sebelum musim 2004-05, Juve memiliki sebuah symbol berwarna biru (yang merupakan symbol lain dari kota Turin). Selain itu ditambahkan juga dua bintang yang menggambarkan mereka sebagai satu-satunya klub yang mampu memenagi gelar Seri-A 20 kali. Sementara di era 1980-an, logo Juve lebih banyak dihiasi dengan siluet seekor zebra, menggambarkan mereka sebagai tim zebra kuat di Seri-A.
Dalam perjalanan sejarahnya, Juve telah memiliki beberapa nama julukan, la Vecchia Signora (the Old Lady dalam bahasa Inggris atau “si Nyonya Tua” dalam bahasa Indonesia) merupakan salah satu contoh. Kata “old” (tua) merupakan bagian dari nama Juventus, yang berarti “youth” (muda) dalam Latin. Nama ini diambil dari usia para pemain Juventus yang muda-muda di era 1930-an. Nama “lady” (nyonya) merupakan bagian dari sebutan para tifoso ketika memanggil Juve sebelum era 1930-an. Klub ini juga mendapat julukan la Fidanzata d’Italia (the Girlfriend of Italy dalam bahasa Inggris atau “Pacar Italia” dalam bahasa Indonesia), karena selama beberapa tahun, Juve selalu memasok pemain baru dari daerah selatan Itala seperti dari Naples atau Palermo, dimana selain bermain sebagai pemain sepak bola, mereka juga bekerja untuk FIAT sejak awal 1930-an. Nama lain Juve adalah: I Bianconeri (the black-and-whites, atau Si Belang) dan Le Zebre (the zebras[38], atau Si Zebra) yang merujuk pada warna kostum Juventus
Sumber : http://www.unikgaul.com/2012/11/asal-usul-7-logo-club-sepakbola-dunia.html#ixzz2BtWbTm6U

Awal Mula Rivalitas Barca-Madrid

Awal Rivalitas

Menurut Phill Ball, penulis dari ‘Morbo: The Story of Spanyol Football,’ yang lebih suka menyebut rivalitas ini dengan ‘Perang Saudara Spanyol’, awal perseteruan antara Barca dan Real dimulai sejak awal dekade 30an saat publik Barcelona yang jenuh terhadap kecenderungan sentralisasi kota Madrid di era kediktatoran Franco.

Barcelona saat itu seolah ingin membentuk sesuatu yang merupakan reputasi, identitas dan lambang kebanggaan Catalan. Barcelona saat itu lebih memihak kepada oposisi yang hampir mirip rezim fasis, dengan beberapa pemain Barcelona mendaftar pada oposisi tersebut di tahun 1934. Di saat mereka mulai membangun reputasi tersebut, pecahlah rivalitas keduanya tatkala Presiden Barcelona Josep Sunyol dibunuh oleh pasukan pengawal Franco saat mengunjungi Pasukan Republik di bagian utara kota Madrid.

Bumbu-Bumbu Perseteruan

Perseteruan antara dua klub besar Spanyol ini tiap tahunnya kian merucing saja. Bukan hanya merebutkan gelar juara di berbagai kejuaraan, kedua klub juga acap kali berduel dalam perebutan pemain bintang. Bahkan, kepindahan seorang pemain untuk menyeberang ke klub yang notabene musuh abadi mereka itu dianggap sebagai pengkhianatan. Berikut beberapa momen yang menjadikan rivalitas keduanya kian menguat:

Alfredo Di Stevano, 1950


Di Stefano yang saat itu bermain untuk klub Club Deportivo Los Millonarios dari kota Bogota, Kolombia, merupakan striker yang bersinar di masanya. Baik Barca maupun Madrid berlomba untuk memburu tanda tangan pemain Argentina yang mencetak 90 gol dari 101 laga bersama Millonarios. Keduanya bahkan mengklaim bahwa di Stefano adalah milik mereka sebelum pemain itu pindah dari River Plate ke Millonarios. FIFA pun harus turun tangan untuk menengahinya, dan memutuskan bahwa Barca dan Madrid akan bergantian musim untuk menggunakan jasa pemain itu.

Namun, dengan adanya campur tangan Franco yang mengintervensi Presiden klub Barcelona, Di Stefano akhirnya resmi menjadi milik Real pada tahun 1950. Meski klub itu memberi pernyataan bahwa si pemain secara sukarela memilih mereka. Kebencian Barca kian memuncak kepada Real dan pemain Argentina tersebut, karena Di Stefano mencetak dua gol dalam laga pertamanya melawan Barcelona.

Bernd Schuster, 1989


Schuster merupakan bagian penting dari tim Catalan itu selama kurun waktu 1980 hingga 1988. Ia adalah jendral lapangan tengah Barcelona yang juga menciptakan banyak gol dari kakinya untuk mengantarkan Barcelona menjadi juara La Liga pada musim 1984–85, dua kali juara Piala Liga di musim 1982–83, 1985–86 dan runner up Liga Champions Eropa pada musim 1985–86. Madrid yang kepincut dengannya kemudian membajak pemain asal Jerman ini pada tahun 1989.

Schuster pun berhasil memberi El Real dua kali gelar La Liga (1989,1990) serta gelar Copa del Rey dan Piala Super Spanyol di tahun 1989. Ia kembali ke Madrid untuk menjadi pelatih pada tahun 2007, akan tetapi ia hanya mampu bertahan semusim saja.

Michael Laudrup, 1995


Pemain Denmark ini adalah salah satu dari tiga pemain asing di The Dream Team Barcelona di bawah asuhan Johan Cruijff selain Ronald Koeman dan Hristo Stoichkov. Ia turut andil dalam kesuksesan Barca merebut gelar juara La Liga 4 musim berturut-turut (1991 hingga 1994), dan meraih gelar Liga Champions pada tahun 1991-92. Kegagalan Barca meraih gelar juara Liga Champions di tahun 1994 bisa dibilang karena tanpa adanya Michael di final. Cruijff lebih memilih Romario daripada dirinya untuk memenuhi kuota tiga pemain asing yang diperbolehkan tampil pada saat itu. Barca pun kalah telak 0-4 dari AC Milan di final.

Usai bersitegang dengan Cruijff, Laudrup kemudian memutuskan berkhianat dengan pindah ke seteru abadi mereka, Real Madrid di tahun 1995, yang langsung mengantarkan klub ibu kota Spanyol tersebut meraih juara La Liga di tahun pertamanya. Prestasinya itu membuat namanya abadi dalam sejarah sepak bola Spanyol, ia adalah satu-satunya pemain yang merebut gelar juara La Liga 5 kali berturut-turut dari dua klub yang berbeda.

Luis Enrique, 1996


Entah apa yang ada di benak Enrique yang lebih memilih Barcelona usai melihat kontraknya di Real Madrid tidak akan diperpanjang. Dengan status free transfer ia melenggang dengan santai ke seteru abadi klubnya tersebut. Namun sayang, di tahun pertama kepindahannya, Real yang ia tinggalkan malah menjadi juara La Liga. Ia merupakan satu-satunya pemain yang menorehkan namanya di sejarah indah El Clasico. Enrique merupakan pemain yang mencetak gol di duel ini dari dua klub berbeda, dari 5 golnya di El Clasico, 1 ia sumbangkan untuk Real dan 4 untuk Barcelona.

Luis Figo, 1998


Banyak yang menganggap kepindahan Luis Figo yang kala itu menjadi pangeran Catalan adalah usaha pembalasan Real terhadap aksi Enrique. Pemain Portugal itu juga termasuk penentu sukses Barca meraih gelar Piala Winner dan La Liga pada musim 1996-97, dan tiba-tiba saja ia menandatangani transfernya ke Madrid yang pada saat itu sedang membangun proyek Los Galaticos. Banyak pendukung Blaugrana yang tidak terima dengan pengkhianatan pemain yang mereka favoritkan di Nou Camp selama 5 tahun terakhir tersebut.

Bahkan mereka tetap mendendam dengan pemain yang kemudian membawa Real meraih gelar juara Liga Champions Eropa dan Piala Super Eropa di tahun 2002 tersebut. Saat duel El Clasico di Nou Camp pada tahun 2002, pendukung Barca melemparinya dengan koin dan benda-benda lain karena menganggapnya mata duitan saat ia mengambil eksekusi corner kick, lebih parah lagi pendukung Barcelona memasang kepala Babi di area tendangan sudut.

Mungkin perseteruan kedua tim ini akan menguat jika bintang mereka seperti Lionel Messi atau pun Cristiano Ronaldo berani menyeberang ke lawan mereka. Atau lebih ekstrim lagi jika pelatih mereka baik Mou atau pun Josep Guardiola yang pindah. Mungkin tidak mungkin? Who knows? Bola itu bundar.

 

 

 

Source : Bola.net